PEMERINTAH DESA BANJARAN GELAR RAPAT PERSIAPAN TRADISI GUAR BUMI TAHUN 2025
KEGIATAN DESA
14 Oktober 2025 Dilihat (85) Komen (0)

PEMERINTAH DESA BANJARAN GELAR RAPAT PERSIAPAN TRADISI GUAR BUMI TAHUN 2025

Banjaran, 20 Oktober 2025 — Pemerintah Desa Banjaran, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, menggelar rapat persiapan untuk kegiatan adat tahunan "Guar Bumi" yang akan diselenggarakan pada tahun 2025. Rapat dilaksanakan di Balai Desa Banjaran dan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Banjaran, Hj. Susilo Purnawati Agustin.

Dalam rapat yang berlangsung pada Senin (20/10), hadir pula tokoh masyarakat, perwakilan RT/RW, karang taruna, serta unsur BPD dan LPM Desa Banjaran. Agenda utama dalam rapat ini adalah menyusun rangkaian acara Guar Bumi, pembentukan panitia pelaksana, serta membahas anggaran dan partisipasi warga.

Persiapan Guar Bumi

Kepala Desa Hj. Susilo Purnawati Agustin menyampaikan bahwa Guar Bumi bukan hanya sekadar tradisi, namun juga bagian dari pelestarian budaya lokal dan ajang mempererat kebersamaan antarwarga.

"Kegiatan Guar Bumi merupakan warisan budaya leluhur yang harus kita jaga dan lestarikan bersama. Melalui kegiatan ini juga, kita bisa memperkuat rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi dan rezeki yang diberikan kepada masyarakat," ujar Hj. Susilo dalam sambutannya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas konsep acara tahun ini yang rencananya akan lebih meriah, melibatkan kesenian tradisional seperti tari topeng, pencak silat, serta arak-arakan hasil bumi. Panitia pelaksana pun diharapkan mulai melakukan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan Guar Bumi tahun 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan sukses.

Pemerintah desa membuka ruang partisipasi seluas-luasnya kepada masyarakat, baik dalam bentuk sumbangsih tenaga, ide, maupun dukungan materi. Diharapkan dengan sinergi bersama, kegiatan ini dapat menjadi agenda kebanggaan warga Desa Banjaran sekaligus daya tarik budaya bagi masyarakat luar.

Kegiatan rapat ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta sebagai bentuk komitmen dalam menjaga serta melestarikan adat dan budaya lokal.


Bagikan:



0 Komentar